by

Uang Titipan Kasus Perkara Tipikor TPA Aertembaga, Kamis Kemarin Diterima Kejari Bitung

BITUNGTeropongsulut, Kejari Bitung melalui Seksi Tindak Pidana Khusus, menerima penitipan uang perkara tindak pidana korupsi sebesar Rp.1.082.000.000,- (satu milyar delapan puluh dua juta rupiah) atas Dugaan Tipikor Pekerjaan Peningkatan TPA Aertembaga-Bitung tahun 2018, Kamis (22/10/2020).

Diketahui, Nilai Kontrak Rp 6.759.000.000 (Enam Milyar Tujuh Ratus Lima Puluh Sembilan Juta Rupiah) pada Satker Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Propinsi Sulut Kementerian PUPR Cipta Karya.

Kepala Kejaksaan Negeri Bitung Frenkie Son, SH, MM, MH.,menerima langsung titipan uang perkara disaksikan Kasi Pidsus Kejari Bitung Andreas Atmaji, SH, Kasi Datun Kejari Bitung Devi Angreta, SH dan Jaksa Fungsional Kejari Bitung Feny Alvionita, SH.

Selanjutnya uang titipan tersebut dititipkan di rekening penampungan Kejaksaan Negeri Bitung di BRI Cabang Bitung.

Adapun pengembalian kerugian keuangan negara tersebut dilakukan secara bertahap yakni;

– Pada tanggal 13 Oktober 2020 sebesar Rp.500.000.000,- (lima ratus juta rupiah),

– Pada tanggal 14 Oktober 2020 sebesar Rp.200.000.000,- (dua ratus juta rupiah),

– Pada hari ini tanggal 22 Oktober 2020 sebesar Rp.382.000.000,- (tiga ratus delapan puluh dua juta rupiah).

Sebelumnya Kejari Bitung telah menetapkan 4 (empat) orang sebagai tersangka dalam perkara ini yakni:
1. FP alias Fommy selaku Kontraktor Pelaksana;
2. TS alias Tony selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK);
3. ASJP alias Nita selaku Konsultan Pengawas;
4. AK alias Agu selaku Direksi Lapangan.

Para tersangka melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU No.31/1999 jo UU No.21/2001 tentang Pemberantasan T.P Korupsi subsidair Pasal 3 jo Pasal 18 UU No.31/1999 jo UU No.21/2001 tentang Pemberantasan T.P Korupsi dalam Pekerjaan Peningkatan TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) Aertembaga Kota Bitung Tahun 2018.

Akibat perbuatan para tersangka negara mengalami kerugian sebesar Rp.1.082.000.000,- (satu milyar delapan puluh dua juta rupiah) berdasarkan penghitungan kerugian negara oleh BPKP.

Pengembalian kerugian negara ini dilakukan oleh para tersangka di tahap Penyidikan.

(*/Tim)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed