by

Akibat Sosmed, Seorang Honorer diamankan Tim Unit II Polres Minahasa

Minahasa, teropongsulut – Kepolisan Resor (Polres) Minahasa, melalui Tim Unit II Reserse Mobile (Resmob), di bawah kepemimpinan Ketua Tim, Bripka Surya, berhasil mengamankan AK (31) pelaku penganiayaan menggunakan senjata tajam berupa parang, Kamis (10/02).

AK yang berprofesi sebagai tenaga honorer di sebuah instansi itu dijemput di kediamannya di Desa Totolan Kecamatan Kakas setelah melakukan penganiayaan terhadap JW, warga Desa Kaweng Kecamatan Kakas.

Menurut Katim Surya, Kejadian bermula ketika pelaku mendatangi rumah korban pada hari Selasa (08/02) dengan maksud menanyakan sebuah rekaman yang beredar di grup WhatsApp dan Facebook, tetapi tidak mendapatkan respons yang baik dari korban, sampai akhirnya terjadi adu mulut di antara keduanya, dan menyebabkan sebuah parang melayang ke bagian tubuh sebelah kiri korban.”

“Semua berawal dari Sosmed sehingga penganiayaan ini terjadi. Saling adu mulut, sampai akhirnya parang melayang. Tebasan mendarat di lengan kiri dan rusuk kiri belakang,” kata Katim.

Penangkapan lalu dilakukan berdasarkan laporan dengan nomor: LP/B/53/II/2022/Sulut/SPKT/Polres Minahasa,

Pelaku saat ini telah diamankan di Mako Polres Minahasa dan terancam dikenakan Pasal 2 Ayat (1) UU Darurat RI No. 12 Tahun 1951 tentang menguasai atau membawa senjata tajam dengan ancaman hukuman paling lama 10 (sepuluh) tahun penjara dan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman paling lama 2 (dua) tahun penjara. (*/Novi)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed