by

Terduga Penganiayaan yang Tidak Dikenal Korban, Berhasil Diungkap Tim Unit I Resmob Polres Minahasa

Minahasa, teropongsulut – Berdasarkan laporan polisi: LP/B/ll/2022/79/SPKT/POLRES MINAHASA/POLDA SULAWESI UTARA, Kepolisian Resor (Polres) Minahasa, melalui Tim Unit I Reserse Mobile (Resmob), di bawah pimpinan Kepala Unit (Kanit), Aiptu Ronny Wentuk, berhasil mengamankan lelaki berinisial MR (19) terlapor pelaku tindak pidana penganiayaan dengan barang tumpul berupa bambu.

Terlapor yang merupakan warga Kampung Jawa Kecamatan Tondano diamankan di rumahnya sekira pukul 22:20 wita, pada Senin (21/02).

Menurut keterangan Kapolres Minahasa, AKBP. Tommy Bambang Souissa, SIK., melalui Kanit Wentuk mengatakan, “Kejadian berawal dari tindakan lelaki EP (18) dan temannya yang seolah memancing keributan di Kampung Jawa, tepatnya di lorong rumah terlapor, dengan bolak-balik mengendarai sepeda motor sambil berteriak-teriak, pada pukul dua dini hari.”

Lanjut Wentuk, “EP bersama temannya kemudian memacu laju kendaraan mengarah kepada MR yang tiba-tiba terlihat di lorong itu. Dengan sigap, MR langsung mengambil bilah bambu yang berada di dekatnya kemudian melayangkan bilah bambu tersebut kepada EP dan mengenai bagian lengan hingga menyebabkan luka dan sampai harus dirawat di rumah sakit Tondano.”

Dalam keterangan korban EP saat melapor kepada pihak kepolisian, beliau tidak mengenal terlapor. Sehingga untuk proses penyelidikan, Tim Unit I tidak mendapatkan keterangan apa pun berkaitan dengan lelaki yang melayangkan pemukulan dengan bambu tersebut. Namun, atas kelihaian dalam mengungkap kasus, Tim Unit I di bawah kepemimpinan Kanit bertubuh kekar itu berhasil mengungkap identitas pelaku dan melakukan penangkapan tanpa mendapatkan perlawanan sama sekali.

Terlapor MR terancam dikenakan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman hukuman paling lama 2 (dua) tahun penjara. (*/Novi).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed