by

Tunjang Program OD-SK Turunkan Tingkat Penganguran, Asisten III Gammy Kawatu Buka Job Fair 2022

SULUTTeropongsulut, Pjb Sekertariat Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Utara (Sulut) Praseno Hadi Yang di wakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Asiano Gammy Kawatu Membuka Secara Resmi Pembukaan virtual Job Fair Tahun 2022, Rabu (03/08/2022) Bertempat di Hotel Luansa Manado.

Dalam Sambutan Sekdaprov Praseno Hadi yang di bacakan Oleh Asisten III Gammy Kawatu Meyampaikan Bahwa Pemerintah Provinsi Mengapresiasi Karena Job Fair ini Sangat Berpengaruh Bagi kehidupan Ekonomi Masyarakat sulut.

” Dengan adanya Jop Fair ini sangat berpengaruh dalam menurunkan tingkat Penganguran yang ada di sulut.

Ini semua sesuai dengan Program Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE bersama Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw (OD-SK) dalam meningkatkan angka pekerja terus menuai hasil positif

Diketahui di hari pertama sampai siang tadi sesuai data sementara sudah sampai 1.145 pencari kerja (Pencaker) yang terdaftar itupun jumlahnya pasti akan bertambah terus.

Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Komisi IV DPRD Sulut, Cindy Wurangian;  Kepala Disnakertrans, Erny Tumundo, Perwakilan Perusahaan, dan Kepala Disnaker kabupaten/kota.

Adapun para pencari kerja bisa mengakses situs jobfair.kemnaker.go.id untuk mencari lowongan kerja.

Sementara ini khusus di Sulut sudah tersedia 97 lowongan pekerjaan yang disediakan 31 Perusahaan baik di sektor perhotelan, distributor, dan layanan kesehatan

Asisten III Pemprov Sulut, Asiano Gamy Kawatu menyampaikan apresiasi dan Terima kasih kepada Pusat Pasar Kerja Kemenaker yang mau bersinergi  dengan Pemprov Sulut

Job Fair Virtual ini merupakan kegiatan baru, sudah tahun kedua berjalan sejak Pandemi Covid 19.

Ia optimistis adanya kegiatan ini angka pengangguran di Provinsi Sulut akan makin turun

Pengangguran 2022  turun  6.5 persen, namun Itu belum cukup karena produk perguruan tinggi dan SMA/SMK dari tahun ke tahun outout cukup banyak.

Ketika Pandemi Covid 19 berlangsung sektor pariwisata Sulut mengalami kemandekan

“Karenanya Pak Gubernur mengatakan kegiatan ini penting, ” ujar dia.

“Rupanya antusiasme pencari kerja cukup tinggi, bahkan belum dibuka sudah antre para calon tenaga kerja,” terang Kawatu.

Katanya lebih diutamakan tenaga kerja asal Sulut, namun yang sifatnya membutuhkan skil khusus bisa rekrut dari luar.

(SL/*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed