by

Masyarakat Kalasey II Resah. Camat Mandolang Reyli Pinasang. Diduga Persulit Proses Sertifikat Kepemilikan Tanah

Minahasa – TeropongSulut. Tanah hiba Gubernur Tahun 2020 yang di serahkan kepada masyarakat kalasey II di tahan pemerintah kecamatan Mandolang

Di ketahui tanah yang sudah di hibakan bulan desember tahun 2020 itu hingga kini belum juga menjadi sertifikat kepemilikan oleh masyarakat kalasey II. Sabtu (19/11/2022)

Di konfirmasi oleh pemerintah desa Kalasey II dalam hal ini Sekretaris Desa (Sekdes) Yeri Lukas. menyampaikan bahwa pihak BPN hingga saat ini menunggu surat pelepasan dari pemerintah kecamatan

“Kami sudah melakukan yang terbaik untuk meminta persyaratan dari BPN dan dari pihak BPN pun sudah menyampaikan bahwa proses dari kantor hanya menunggu surat pelepasan dari kecamatan. “Ucap Lukas.

Adapun mewakili Masyarakat, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Ronny Takasili. menyayangkan kebijakan camat yang meminta para lansia untuk datang melakukan tandatangan yang seharusnya sudah tidak di butuhkan lagi dalam administrasi sertifikat kepemilikan.

“Tanggal 15 November Ibu camat meminta masyarakat untuk datang menandatangani surat kepemilikan yang sebenarnya proses tahapan sudah di lakukan tinggal menunggu tandatangan Camat Mandolang untuk surat pelepasan. Namun sangat di sayangkan jika kaum lansia yang di mintai untuk ke kantor camat sebelumnya, ada beberapa dari mereka yang sudah tidak memiliki kemampuan fisik untuk perjalanan menuju kantor camat, namun harus di paksakan ke sana dan tidak boleh di wakili oleh pihak keluarga. “Ungkap Ronny

Di ketahui ada 105 surat pelepasan yang di berikan kepada kecamatan untuk di tandatangani. Hingga saat ini surat tersebut masih tertahan di kantor kecamatan

Di sisi lain Camat Mandolang. Reyly Yurike Pinasang, SE. Saat di mintai konfirmasi melalui Whatsapp, tidak mengungkapkan proses yang di lakukan kecamatan. (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed